Berikan Rumdin dan Mobdin


Rabu, 18 Mei 2011

PONTIANAK – Pembangunan Rumah Sakit (RS) Pemkot Pontianak yang menelan Rp 110 miliar, sudah memasuki tahap kedua. Seluruh peralatan yang dipergunakan untuk melayani pasien tinggal dipasang, begitu juga dengan SDM yang nanti bertugas di sana.

Namun khusus bagi dokter spesialis, Walikota Pontianak, Sutarmidji, SH, MHum, ternyata sudah menyediakan fasilitas bagi mereka seperti rumah dinas (rumdin) dan mobil dinas (mobdin). “Fasilitas ini kita berikan, agar dokter yang bertugas di rumah sakit nantinya bisa memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat,” katanya saat ditemui Equator belum lama ini.

Dijelaskannya, proses pembangunan RS Pemkot tahap pertama, rencananya akan selesai 31 Desember, dana yang dikeluarkan Rp 43 miliar dengan sharing dari pusat Rp 24,7 miliar dan APBD sebesar Rp 19 miliar. “Tahun ini bisa diselesaikan dan mudah-mudahan tahun depan kita bisa mendapat bantuan lagi dari pemerintah pusat,” harapnya.

Rumah sakit yang terletak di Kecamatan Pontianak Barat ini, rencananya akan dibangun 6 lantai. Dari keseluruhan rawat inap yang disediakan, 40 persen di antaranya diperuntukkan bagi kelas III. Selain itu alat-alat kesehatan juga sudah disiapkan, termasuk 7 dokter spesialis akan ditempatkan di RS tersebut.

“Sekarang dokter spesialis ini kita tegaskan di puskesmas. Bila bangunan RS sudah kelar, mereka akan bertugas di sana,” terangnya.

Sutarmidji memang begitu memerhatikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain pernah merasakan buruknya pelayanan kesehatan, orang nomor satu di Kota Pontianak sejak lama memiliki tekad untuk memperbaiki pelayanan kesehatan di Kota Pontianak. Buktinya, selama ini Pemkot sudah memberlakukan pelayanan kesehatan selama 24 jam di puskesmas.

“Selain Pontianak Utara, di Pontianak Timur tepatnya kampung Dalam Bugis. Puskesmas gizi buruk memberikan layanan 24 jam, kemudian Puskesmas Alianyang yang memberikan layanan persalinan 24 jam,” jelasnya.

Untuk Pontianak Barat, terang Midji, tidak ada puskesmas yang memberikan layanan 24 jam dan rawat inap. Dikarenakan Kecamatan Pontianak Barat akan didirikan Rumah Sakit Kota Pontianak yang saat ini sudah dalam proses pembangunan.

“Kalau di Pontianak Selatan untuk apalagi kita bangun layanan puskesmas 24 jam. Karena di wilayah tersebut sudah banyak dibangun rumah sakit,” terang dia.

Banyaknya puskesmas yang beroperasi 24 jam itu, masyarakat yang ingin berobat bisa lebih nyaman dan enak. Selain itu, puskesmas tersebut juga memberikan pelayanan rawat inap bagi warga yang sedang sakit dan memerlukan perawatan menginap.

“Kita ingin terus memberikan pelayanan pada masyarakat, termasuk masalah kesehatan. Saya akan terus memantau kinerja mereka (puskesmas, red), agar pelayanan kesehatan bisa ditingkatkan lagi di masa mendatang,” pungkasnya. (oVa)

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: