Dokter Antisipasi Ledakan Penduduk


Pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional melatih puluhan ribu dokter dan bidan untuk memasang alat kontrasepsi jangka panjang, untuk mengantisipasi persoalan ledakan penduduk di Indonesia.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Kalimantan Selatan Chamnah Wahyuni usai dilantik Gubernur Kalsel Rudy Ariffin di Aula Abdi Persada Banjarmasin, Rabu (23/2).

“Pelatihan tersebut termasuk bagi dokter dan bidan di Kalsel,” kata dia.

Chamnah sebelumnya menjabat Kepala Sub Direktorat Kesehatan Seksual dan Pencegahan Kanker Alat Produksi BKKBN Pusat.

Menurut dia, pelatihan pemasangan alat kontrasepsi jangka panjang tersebut ditargetkan bakal dilakukan kepada 20 ribu dokter dan 10 ribu bidan.

Bagi dokter dan bidan yang telah dilatih, kata dia, diminta untuk menyelenggarakan pelatihan sendiri di daerah masing-masing.

Saat ini, kata dia, pertumbuhan penduduk di Indonesia mencapai 1,49 persen atau 3 juta jiwa per tahun.

Dari total tersebut, kata dia, akan diturunkan menjadi 1,2 juta penduduk per tahun.

Dengan adanya kontrasepsi jangka panjang tersebut, kata dia, diharapkan angka kelahiran bisa diatur dengan baik.

Kontrasepsi jangka panjang dimaksud antara lain adalah kontraspsi IUD/AKDR yaitu alat kontrasepsi dalam rahim.IUD kata dia, merupakan alat kontrasepsi yang telah diakui WHO dan tidak mengganggu hormonal sehingga cukup aman untuk dipakai ibu-ibu./B*C

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: