Pasien Antraks Di RSUD Dokter Moewardi Bertambah Lagi


SOLO :  Pasien antraks di RSUD Dokter Moewardi Surakarta, Rabu (2/3) bertambah satu. Basri 50 tahun asal Desa Karangmojo Klego Boyolali, dirujuk dari Puskesmas Klego II Boyolali.

Kepala Puskesmas Klego II,  Bambang Supriyanto kepada RRI, Rabu  (2/3) mengatakan, Basri sebenarnya sudah dalam perawatan puskesmas bersama tiga pasien lainya Suwarti, Danjari, dan Pariyem namun karena selama perawatan luka tidak menunjukkan perkembangan membaik, kondisi luka kakinya semakin membangkak dan tak kunjung mengering karena dirujuk untuk mendapatkan  tindakan lebih intensif.

Bambang juga menjelaskan, persoalan antraks tidak bisa dianggap enteng, sehingga cara penanganan antraks harus dengan penyemprotan disinvektan. “Cara penanganan tidak semudah menangani flu burung yang cukup menyiram air deterjen“, tegasnya. Selain itu untuk menangani penyebarannya, harus dilakukan penyemprotan formalin ke tempat-tempat yang merupakan lokasi penyembelihan sapi yang terjangkit antraks. Karena dengan formalin akan sangat berguna mematikan spora hingga tidak menyebar terbawa angin dan air. (Murni P/Leni/WDA)

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: