Pemenuhan Dokter Spesialis Tergantung Kemampuan Daerah


Sintang (kalimantan-news) – Hingga saat ini pemenuhan tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis di Kalbar masih sangat minim. Bahkan sejumlah rumah sakit di sejumlah kabupaten di Kalbar ini masih masuk kategori tipe D. artinya rumah sakit yang masih belum bisa memenuhi kebutuhan minimal 4 tenaga dokter spesialis. Yaitu spesialis anak, kandungan, bedah dan penyakit dalam. Ditambah tenaga pendukung untuk ahli radiology dan bius atau anastesi.

Kepala dinas kesehatan Kalbar dr. Subuh saat berada di Sintang mengatakan bahwa saat ini pusat tidak lagi mempunyai kewenangan untuk menempatkan dokter spesialis di daerah.

“Artinya sekarang ini penempatan dokter spesialis itu tergantung dari kemampuan daerah dalam memberikan insentif kepada dokter itu sendiri supaya betah mengabdi di satu daerah,”ungkapnya.

Meski begitu menurutnya pemerintah pusat sejak 2008 lalu telah membuka kesempatan bagi para dokter umum untuk mengambil spesialis melalui beasiswa, khususnya bagi dokter yang ada di daerah. Dengan kompenasai n+1, artinya n adalah lama tahun menempuh pendidikan ditambah lagi 1 tahun untuk mengabdi. “Artinya dokter spesialis yag lulus dari beasiswa ini harus mengabdi selama n tahun yang ditentukan oleh lama waktu menyelesaikan study dan ditambah satu tahun. Misalnya saya ambil spesialis selama 4 tahun. Maka lama saya mengabdi di suatu daerah itu selama 5 tahun, yaitu 4 tahun lama belajar ditambah satu tahun,”jelasnya.

Untuk program beasiswa spesialis dari pusat ini, ada sekitar 38 dokter umum dari Kalbar yang turut ambil bagian. Diperkirakan pertengahan tahun 2010 ini beberapa diantaranya telah menyelesaikan pendidikan. Sedangkan sisanya baru akan selesai di tahun 2011. Meskipun sudah ada tambahan 38 dokter spesialis bila semua telah lulus, namun Subuh mengatakan kalbar masih tetap kekurangan dokter spesialis. Saat ini masih ada 2 rumah sakit yang masih masuuk kategori D, yaitu RSUD di Melawi dan RSUD di Sekadau. Selebihnya telah mengantongi RS tipe C dan B.

Kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dokter spesiallis juga dibuka di tahun 2010 ini. Pusat mengakomodir sekitar 2 ribu dokter umum untuk mengambil spesialis.

“Tidak pakai quota, jadi tergantung siapa yang lulus seleksi. Tes nya direncanakan akan dilaksanakan pada Juni nanti”ucapnya.

Sebenarnya dengan masih kurangnya tenaga spesialis di sejumlah RSUD di Kalbar, besar keinginan sebanyak-banyaknya dokter yang ada di Kalbar bisa lulus. Namun dinas kesehatan harus melakukan penjadwalan sehingga tak terjadi kekosongan dokter umum di daerah. (PHS)

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: