Puskesmas tutup, Rina marah TIM BKD temukan 4 PNS Solo bolos


Solo – Tim khusus Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Solo dan Inspektorat, yang memantau presensi pegawai negeri sipil (PNS) saat cuti bersama, Senin (16/5), mencatat ada empat PNS dari sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Kompleks Balaikota Solo, tidak masuk tanpa keterangan.

Sementara, di Karanganyar, Bupati Rina Iriani Sri Ratnaningsih, marah-marah dalam sidak libur cuti bersama pada Senin (16/5) lalu. Pasalnya, beberapa kantor pelayanan publik seperti puskesmas di beberapa kecamatan tutup.

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengambil kebijakan mengurangi jatah cuti tahunan selama satu hari bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa keterangan. Demikian penjelasan Kepala BKD Kota Solo, Etty Retnowati saat ditemui wartawan di Balaikota, Senin.

Sebagaimana diketahui, pemerintah secara mendadak mengumumkan Senin (16/5) sebagai cuti bersama. Namun Pemkot Solo mengambil kebijakan pada hari itu PNS masuk seperti biasa. Selain empat PNS yang tidak masuk tanpa keterangan, tercatat ada lima PNS yang sedang cuti, 14 PNS tidak masuk karena sakit, 25 PNS izin dan 44 PNS diketahui sedang dinas luar.

Selain memantau kehadiran PNS di 21 SKPD di Kompleks Balaikota Solo, tim juga melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di beberapa kantor dinas di luar Balaikota. Tim dibagi menjadi dua, rombongan pertama yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo, Budi Suharto, melakukan Sidak ke Kantor Kecamatan Laweyan dan Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil). ”Tim dari Inspektorat juga melakukan Sidak ke beberapa kantor dinas,” terang Etty.

Etty menjelaskan kebijakan mengurangi jatah cuti tahunan bagi PNS yang pada Senin lalu tidak masuk kerja tanpa keterangan sengaja diambil BKD karena tidak ingin bertentangan dengan SKB tiga menteri tentang cuti bersama pada Senin (16/5) tersebut.

Namun potongan jatah cuti tahunan tersebut tidak berlaku bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Sebab CPNS belum memiliki jatah cuti tahunan.

Ditemui terpisah, Ketua DPRD Kota Solo, YF Sukasno mendukung Pemkot Solo yang telah mengambil kebijakan tersebut. Sukasno tidak menganggap langkah Pemkot itu melanggar aturan pemerintah pusat karena Pemkot lebih mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

”Justru yang saya pertanyakan, apa alasan Menpan (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi-red) tiba-tiba mengeluarkan keputusan tersebut. Apakah itu konsisten?” tandas Sukasno.

Di Karanganyar, Bupati beserta pejabat BKD dan DKK Karanganyar, mendapati Puskesmas Pembantu (Pustu) Kecamatan Jaten dan Puskesmas Tasikmadu, tutup.

“Pemberitahuan tidak bisa kalau hanya lewat SMS tapi melalui surat resmi yang harus dibaca matang-matang. Surat Edaran dari Gubernur juga harus dibaca secara seksama,” kata Rina jengkel.

Kepala DKK Karanganyar, Cucuk H Kusumo, mengaku tidak menginstruksikan jajarannya untuk libur. Kepala BKD Karanganyar, Suwarno, mengatakan beberapa PNS akan dibina dan diberi pengarahan.


  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: