Sambas Usulkan Puskesmas Rawat Inap di Perbatasan


SAMBAS – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Sambas Badran Hambi meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas memikirkan pembangunan puskesmas rawat inap di perbatasan. Kesehatan masyarakat di gerbang negara itu, menurut dia, harus diperhatikan. “Kadin menyambut baik tender jalan nasional Sambas – Aruk yang akan dilaksanakan bulan depan. Tapi harus perhatikan juga kesehatan, lebih baik dibangun puskesmas rawat inap di perbatasan,” ungkapnya.

Alasan tersebut pantas menurut dia dikarenakan jarak perbatasan dengan ibu kota kabupaten cukup jauh. Dengan demikian diperlukan layanan kesehatan yang memadai untuk melayani masyarakat di sana. Pembangunan puskesmas rawat inap berskala nasional, ditambahkan dia, dananya dapat saja diusulkan ke provinsi atau pusat. “Mengingat banyak masyarakat yang masih kesulitan mendapatkan perawatan pelayanan kesehatan di perbatasan,” ujar Ning Badran, sapaannya.

Menurut dia, tidak sedikit puskesmas rawat inap dibangun di perbatasan. Nantinya, ditambahkan dia, Sajingan Besar akan menjadi tempat singgah banyak orang. Apalagi sekarang PPLB Aruk sudah beroperasi dan pembangunan jalan sebentar lagi dilakukan. Dengan adanya puskesmas rawat inap yang tentunya memiliki fasilitas lengkap, dia yakin akan sangat membantu masyarakat dan orang yang singgah di Sajingan Besar. “Ini harus diperhatikan pemerintah untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat Sambas maupun orang luar yang datang,” katanya.

Wacana pembangunan tersebut diharapkan dia, mesti sudah digaungkan dari sekarang. Ketertinggalan masyarakat perbatasan, dikatakan dia, sudah dilihat langsung pemerintah pusat. Khusus kesehatan, sudah diwakili Menteri Kesehatan beberapa waktu lalu yang berkunjung ke Sajingan Besar. “Pusat secara umum sudah memahami kondisi perbatasan. Sekarang tinggal bagaimana daerah dan provinsi menyuarakannya. Pusat akan merealisasikan pembangunan jika disuarakan oleh daerah dan provinsi,” tuturnya.
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sambas Tjong Tjihok menyambut baik wacana tersebut. Dia setuju kalau saat ini perlu penambahan puskesmas rawat inap di Kabupaten Sambas yang hanya ada di Selakau. “Dewan (DPRD) sangat mendukung wacana tersebut, apalagi kalau dibangun di perbatasan,” ungkapnya.Dia menilai, wacana tersebut mesti cepat direalisasi karena jalan akan dibangun. Pembangunan infrastruktur, menurutnya mesti diikuti dengan sarana dan prasarana yang baik, termasuk kesehatan. “Harus cepat direalisasi untuk menggiring kemajuan Kabupaten Sambas ke depan,” ucapnya. (hen)

http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=91813

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: