12 RS Pelajari Paliatif RSUD Dr. Soetomo


Siapa yang tidak merasa terpukul ketika mengetahui dirinya divonis penyakit kronis? Banyak pasien yang merasa putus asa setelah mengetahui dirinya mengidap penyakit kronis. Mereka bahkan kehilangan semangat hidupnya. Untuk itu sejak 19 februari 1992, RSUD Dr. Soetomo telah membuka poli pengobatan paliatif.

Paliatif dikenal luas sebagai metode pengobatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup penderita. Metode ini dapat diterapkan pada penderita penyakit kronis ataupun korban kecelakaan yang sering kali merasa putus asa akan masa depannya.

Pengobatan paliatif RSUD Dr. soetomo merupakan yang pertama ada di Indonesia. Diakui Prof. Dr. R. Sunaryadi Tejawinata, SpTHT(K), FAAO, PGD, PallMed, pendiri Poli Perawatan Paliatif & Bebas Nyeri di RSUD Dr. Soetomo, bahwa awalnya tidak mudah menerapkan pengobatan paliatif ini karena tergolong metode pengobatan baru di Indonesia. Tidak hanya itu pasien penyakit kronis yang datang pun sempat berkurang karena kondisi fisik mereka yang buruk sehingga tidak mampu pergi ke rumah sakit.

Namun, dengan perjuangan yang keras akhirnya  Poli Perawatan Paliatif & Bebas Nyeri dapat berkembang dan menjadi sebuah instalasi tersendiri, bahkan kini menjadi salah satu pelayanan unggulan di RSUD Dr. Soetomo. Untuk mengatasi pasien dengan kondisi buruk pun dokter, perawat, dan relawan yang tergabung dalam tim sering mendatangi rumah pasien untuk melakukan perawatan paliatif yang dikenal dengan home care paliatif.

Kini seiring meningkatnya jumlah penderita penyakit kronis, seperti kanker, membuat masyarakat mengerti betapa bermanfaatnya perawatan paliatif. Seperti yang terjadi pada YAKKUM (Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum).

Selama ini yayasan Kristen tersebut berkecimpung dalam dunia kesehatan, seperti rumah sakit dan pendidikan kesehatan. Dan sekarang mereka ingin menambah perawatan paliatif ke dalam pelayanannya. Oleh sebab itu, Senin (9 Mei 2011), mereka melakukan kunjungan ke RSUD Dr. Soetomo.

Dalam kunjungan tersebut mereka, terdiri dari perwakilan 12 rumah sakit milik YAKKUM, mempelajari antara lain perawatan, system organisasi, serta cara pelaksanaan paliatif di RSUD Dr. Soetomo. Menurut Prof. Sunaryadi semua materi tersebut merupakan dasar awal dalam membentuk pelayanan paliatif di sebuah rumah sakit.

“Untuk membentuk paliatif harus tahu perawatan paliatif, bagaimana organisasinya, dan cara pelaksanaannya,” terang Prof. Sunaryadi saat memberi penjelasan.

Setelah melakukan kunjungan tersebut, mereka berharap dapat mulai membentuk pelayanan paliatif di 12 RS miliknya, seperti RS Bethesda, RS Panti Waluyo Yogyakarta, dan RS Panti Waluyo Solo. Hal ini seperti yang disampaikan oleh ketua rombongan YAKKUM, Ir. Soetrisno, dalam sambutannya. (kyn)

http://rsudrsoetomo.jatimprov.go.id/id/index.php?option=com_content&view=article&id=341:yakkum-pelajari-paliatif-rsud-dr-soetomo-&catid=47:rubrik&Itemid=78

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: