Walikota Palembang Resmikan Puskesmas Karya Jaya


PALEMBANG – Setelah dua bulan beroperasional akhirnya Wali Kota Palembang, H Eddy Santana Putra MT meresmikan Puskesmas Karyajaya di Jl Mayjen Yusuf Singa Dikane, kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati. Dengan adanya puskesmas ini, diharapkan dapat membantu warga Kertapati dan sekitarnya untuk mendapat pelayanan kesehatan dasar.

“Puskesmas ini dibangun dengan dana APBD Palembang Rp 2,35 miliar, termasuk alat kesehatan. Alhamdulillah, sekarang sudah kita resmikan. Karena di kawasan Karya Jaya ini memang belum ada puskesmas,” kata Eddy, usai meresmikan puskesmas tersebut.

Selain meresmikan Puskesmas Karya Jaya, lajut Eddy, juga diresmikan 10 puskesmas yang memiliki klinik penyakit tidak menular (PTM). Seperti, pemeriksaan kolesterol, kalsium, osteoporosis, ginjal, jantung dan diabetes.

“Selama ini, pemeriksaan untuk penyakit tidak menular ini, hanya bisa dilakukan di rumah sakit saja. Tapi, sekarang di puskesmas juga sudah bisa melayani pemeriksaan penyakit tidak menular ini,” kata Eddy.

10 Puskesmas yang ditunjuk untuk melayani penyakit tidak menular adalah Puskesmas Merdeka, Sekip, Dempo, Pembina, Plaju, 4 Ulu, Ariodillah, Sukarami, Pakjo dan Makrayu.

Kepala Dinkes Palembang, Gema Asiani mengatakan, saat ini pihaknya mulai fokus penanganan penyakit tidak menular. Soalnya, saat ini penyakit ini termasuk 10 penyakit tertinggi penyebab kematian. Misalnya, cerebrovascular yakni penyakit yang mempengaruhi otak, cedera atau gagal ginjal dan gagal jantung. “Dengan adanya klinik khusus PTM di puskesmas, kita jadi bisa lebih focus untuk menagani penyakit ini,” ujarnya.

Gema menambahkan, makin banyaknya penderita penyakit tidak menular ini, karena adanya perubahan prilaku termasuk gaya hidup.
“Pola makan dan hidup yang tidak sehat, menjadi penyebab penyakit tidak menular ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan launching kendaraan khusus (ransus), untuk melayani pemeriksaan penyakit tidak menular. Mobil ini dilengkapi dengan alat canggih seperti external cardiac compressor heartlung resuscitator (HLR 601), AED Defibrillator Semi Automatic. “Ini bantuan dari pemerintah pusat, nilainya sekitar senilai Rp 1 milliar. Dengan rincian Rp 726 juta untuk Alat kesehatan Rp 227 juta untuk ransus,” ungkapnya. (Mel)

http://buanasumsel.com/eddy-santana-resmikan-puskesmas-karya-jaya/

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: