Diduga Mall Praktek, Ibu Hamil Meninggal di RSUD Kalianda


KALIANDA (HL) Ketua komisi D DPRD Lampung Selatan M. Nurdin, didampingi anggota komisi Ali Nuhdin, meminta Dinas Kesehatan setempat meninjau ulang izin praktek dr. Marzuki Sp.Og ., terkait meninggalnya pasien atas nama (almh) Eva Elida, di RSUD Kalianda.
M.Nurdin yang didampingi Ali Nuhdin, mengatakan, izin praktek dokter spesialis yang ada di tiga tempat apakah sudah sesuai dengan PP 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS. “Meski dibenarkan bersifat konsulen, tapi masyarakat menginginkan pelayanan fisik langsung terhadap pasien. Ini kami anggap telah terjadi kealpaan oleh dokter itu (Marzuki, Red), yang semestinya piket di RSUD, justru melayani pasien di klinik lain,” ujar Ali Nuhdin.
Kendati demikian, Ali Nuhdin menolak ada anggapan salah penanganan (Mall Praktek) oleh pihak RSUD Kalianda. Menurutnya, meski dalam kondisi hamil tua (8 Bulan), namun kedatangan pasien ke RSUD akibat sakit jantung dengan keluhan sesak napas.
Diterangkan Ali Nuhdin, pasien (almh) Eva Elida, tiba di RSUD Kalianda
mengalami keluhan sesak nafas. Namun, oleh dokter jaga dan paramedis yang saat itu bertugas justru ditempatkan di ruang kebidanan. Lebih lanjut Ali menerangkan, seharusnya, meski pasien sedang dalam kondisi hamil, tetap perlu dilakukan diagnosa secara intensif sehingga penanganan pasien dapat dilakukan secara tepat dengan penempatan di ruang penyakit dalam.
Alhasil, kuat dugaan terjadi salah diagnosa dan penanganan oleh pihak RSUD Kalianda terhadap pasien itu. “Tapi, sesak napas itu memang gejala orang hamil. Janin yang sedang dikandung baik asupan nutrisi dan pernafasannya sangat bergantung terhadap ibunya,” kilah Nuhdin.
Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalianda dr. Jimmy Hutapea, menyatakan institusi yang dipimpinnya tidak bersalah terkait pasien atas nama (almh) Eva Elida, yang meninggal dunia di RSUD tersebut lantaran mengalami sesak nafas dengan kondisi mengandung anak pertamanya.
dr. Jimmy Hutapea menegaskan bahwa system pelayanan dokter spesialis di RSUD hanya bersifat konsulen. “System pelayanan dokter spesialis secara teknis dapat dilakukan oleh dokter umum, namun demikian penanganannya atas petunjuk dokter spesialis tersebut. Itu pun, jika pasien menderita penyakit yang lebih bersifat spesifikasi,” katanya.
Ditegaskannya, meninggalnya (almh) Eva Elida, bukan karena kelalaian atau pun salah penanganan dari pihak RSUD. Namun, meninggal karena sesak nafas akibat sakit jantung yang diderita. Hanya saja, dengan kondisi hamil penyakit yang diderita bertambah parah. “Kondisi inilah yang membuat (almh) Eva meninggal,” sanggahnya.
Mantan kepala RSUD Kalianda Amel Patria, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Lampung Selatan, menyatakan tidak ada pelanggaran Standar Operasional Penanganan (SOP) yang dilakukan oleh RSUD Kalianda.
Dijelaskannya, yang dianggap mall praktek adalah salah penanganan dan terlambat penanganan. “kondisinya kan saat itu telah ditangani oleh dokter umum yang piket pada hari itu. Meski dokter spesialis (dr. Mazuki Sp.Og- Red) saat itu belum datang, penanganan pasien itu melalui konsultasi via handphone,” ungkapnya seraya menyatakan dokter piket yang bertugas pada saat itu sempat melakukan penanganan dengan meberikan resep obat dan infus.
Seperti diketahui, (almh) Eva Elida, tiba di RSUD Kalianda sekitar pukul 06:00 WIB, namun hingga pukul 11:00 WIB pasien belum juga mendapat penanganan dari dokter spesialis kandungan dr. Marzuki. Hingga akhirnya sekitar pukul 12:00 WIB, (almh) Eva Elida mengehembuskan nafas terakhirnya di RSUD tersebut.
Marzuki mengaku keterlambatannya pada hari itu dikarenakan sedang menanangani pasien yang kondisinya sedang emergency. Dia mengatakan, terpaksa melakukan operasi di klinik bersalin Siti Khodijah di Kecamatan Kalianda. Dia juga membenarkan jika pasien itu meninggal akibat penyakit jantung meski ditempatkan di ruang kebidanan bukan di ruang penyakit penyakit dalam. (Tuti)
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: