Dokter Keluarga Askes Rawan Pelanggaran Hukum


Kebumen, CyberNews. Mekanisme yang diterapkan dalam kebijakan dokter keluarga PT Askes (Persero) dinilai rawan terhadap pelanggaran hukum. Apalagi jika pihak PT Askes dalam menerapkan  sistem kapitasi untuk pemberian honorarium dengan  memberi target kunjungan pasien dalam setiap bulannya.

“Jika ini terjadi, sangat rawan terjadi praktik manipulasi data kunjungan pasien oleh dokter keluarga Askes,” ujar Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Indra Justitia Gombong, HD Sriyanto MH kepada Suara Merdeka CyberNews, Jumat (20/5).

Potensi pelanggaran hukum itu, menurut advokat senior asal Gombong itu sangat besar. Sebab, tidak mungkin seluruh dokter keluarga akan memenuhi target persentase kunjungan pasien yang ditentukan PT Askes. “Saat ini kami masih  mengumpulkan alat-alat bukti, jika  itu benar-benar terjadi pemalsuan tanda tangan pasien kami tidak segan melanjutkan proses hukum, baik pidana, perdata maupun administrasi,” ujar Sriyanto.

Selain pelanggaran hukum, kebijakan itu juga rawan pelanggaran terhadap hak konsumen dan etika pelayanan kesehatan. Sebelumya, LBH  yang mengadvokasi bidang kesehatan itu menerima aduan dari seorang pensiunan Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

Bahwa dia saat sakit dia pergi ke Puskesmas Wero Gombong untuk minta rujukan. Namun pihak Puskemas menolak  dan menyarankan untuk meminta kepada dokter keluarga yang bersangkutan.

“Padahal pada saat jam kerja, dokter keluarga sulit ditemui. Kondisi seperti ini lagi-lagi yang dirugikan adalah peserta Askes,” ujar pengacara yang menjadi konsultan hukum sejumlah rumah sakit di Kebumen, Banjarnegara dan Purbalingga itu.

Menurut Sriyanto, kebijakan yang berbentuk keputusan idealnya didasari atas komunikasi organisasional dan kemampuan managerial yang baik. Tanpa itu semua mustahil kebijakan yang diambil akan berjalan efektif dan efisien. Lebih dari  itu, para pelayanan di bidang kesehatan semestinya lepas dari kultur lama.

“Yang juga menjadi pertanyaan adalah apakah kebijakan dokter keluarga bagi peserta Askes tersebut telah memiliki payung hukum atau sekadar surat dari PT Askes semata,” katanya.

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/05/20/86120/Dokter-Keluarga-Askes-Rawan-Pelanggaran-Hukum

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: