Dinkes Intensifkan Pengawasan DB


Surabaya – Memasuki musim pancaroba, penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti mulai kembali mewabah di Surabaya. Untuk mencegah banyaknya jatuh korban, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pengawasan dengan membentuk tim pemantau baik di masyarakat sampai pada lingkungan sekolah.
“Kami sudah adakan pelatihan dan pemberian pengetahuan pada ibu-ibu dan juga guru dan siswa yang ada di sekolah untuk mengintensifkan pengawasan DB, ” kata Kepala Dinkes Kota Surabaya dr Esty Martina Rachmie kemarin. Menurutnya tugas para juru pantau ini tidak hanya melakukan monitoring, namun juga memberikan penyuluhan pada masyarakat akan pentingnya pemberantasan sarang nyamuk.
Dikatakannya pemberantasan sarang merupakan progam utama untuk memberantas penyakit DB. Sebab dengan mekanisme seperti itu maka nyamuk dewasa tak akan bisa menetaskan telurnya menjadi nyamuk baru aedes aegypti.
Untuk di sekolah, lanjutnya, pihaknya membentuk tim yang merupakan siswa pemantau jentik atau disebut juga wamentik. Sedangkan untuk di rumah dibentuk ibu pemantau jentik (bumantik). Dengan keterlibatan petugas pemantau jentik ini diharapkan antisipasi bisa cepat dilakukan sehingga nyamuk tidak terlanjur menjadi besar.
Dibentuknya tim pemantau baik di lingkungan kecil seperti rumah maupun sekolah karena kedua lingkungan tersebut merupakan tempat yang biasanya sering menjadi kawasan wabah nyamuk. “Inilah yang berupaya kita lakukan selain dengan fogging” ungkapnya.
Berdasarkan data Dinkes Kota Surabaya, jumlah penderita penyakit DB selama Februari-Maret 2011 tergolong cukup tinggi, yakni mencapai 289 orang. Data penderita DB tersebut terhimpun berdasarkan pasien yang berobat di Puskesmas hingga seluruh rumah sakit di Surabaya.
Sedangkan jumlah pasien terbanyak masih berasal dari kecamatan yang padat permukiman dan memiliki penduduk yang besar, yakni di Kecamatan Tandes, Krembangan dan Sawahan. Di Kecamatan Tandes, warga yang terkena DB mencapai 30 orang, sedangkan di Kecamatan Sawahan sebanyak 27 orang dan Kecamatan Krembangan 24 orang. [rdi]

http://www.harianbhirawa.co.id/demo-section/copy-of-sosok/30850-dinkes-intensifkan-pengawasan-db

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: