Dokter Pelaku Proses Aborsi di Tuban Terkesan Persulit Penyidikan


TUBAN – Polres Tuban dalam mengungkap kasus aborsi yang sudah menetapkan 2 tersangka ini, masih terus melakukan pemeriksaan pada dokter yang melakukan proses pengguguran pada janin Devi.

dr. Utami Luwih Asih, dokter spesialis kandungan yang membuka praktek di jalan Teuku Umar Kecamatan Kota Tuban, yang diduga sebagai pelaku pengguguran ini, dalam penyidikan mengaku pada petugas Polres bahwa janin yang dikandung Novi sudah meninggal dalam rahim, sehingga dirinya berani melakukan aborsi.

Namun keterangan ini tidak membuat pihak kepolisian langsung mempercayai. Dalam hasil pemeriksaan oleh dokter kandungan yang berbeda, polisi menemukan bukti yang menyebutkan bahwa janin masih dalam kondisi hidup saat dilakukan aborsi.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Budi Santoso SH menjelaskan, bahwa dalam pemeriksaan, dr. Utami yang sehari-hari bertugas sebagai dokter di salah satu rumah sakit swasta di Tuban dan Pusat Kesehatan Umum (PKU) di Paciran Lamongan ini, tidak berterus terang dan terkesan mempersulit penyidikan.

“Dokter Utami mempersulit penyidikan, dengan kedok kesehatan dia banyak beralasan. Sehingga dari hasil pemeriksaan tadi, kami berencana akan menahannya,” jelasnya AKP Budi Santoso.

Lebih lanjut Kasat Reskrim menjelaskan, bahwa hingga saat ini dr Utami masih diperiksa sebagai saksi. Namun jika ditemukan cukup bukti, tidak menutup kemungkinan akan dijadikan tersangka. “Kalau bukti-buktinya cukup, akan kita jadikan tersangka. Dan sampai sekarang akan terus kita kembangkan,” tegasnya.

Dalam kasus ini, Polisi berhasil menyita sejumlah dari tempat kejadian perkara di makam Atas Angin, Kelurahan Kedungombo Kecamatan Kota Tuban, serta sejumlah peralatan medis milik dr Utami yang diduga sebagai alat aborsi.

Tersangka terancam dengan pasal yang berhubungan dengan aborsi, menghilangkan nyawa serta undang-undang kesehatan dengan ancaman sekitar 10 tahun penjara.

Saat proses penyidikan, dr Utami berusaha menghindar dari jepretan kamera wartawan yang saat itu menunggu hasil pemeriksaan. (jbc11/jbc1)

http://jurnalberita.com/2011/05/dokter-pelaku-proses-aborsi-di-tuban-terkesan-persulit-penyidikan/

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: