Minat Masyarakat Bangka Ke Puskesmas Rendah


Sungailiat, Bangka, Minat masyarakat di Kabupaten Bangka berobat ke Puskesmas masih rendah dan lebih memilih berobat ke rumah sakit yang biayanya lebih tinggi. “Keengganan masyarakat berobat di Puskesmas karena dari segi mutu pelayanan dan kualitas obat masih kalah bersaing dibanding Rumah Sakit,” ujar Kabid Pelayanan Medik Dinkes Bangka, Nurhasanah di Sungailiat Selasa (24/5/2011)..

Sehubungan dengan itu, katanya, untuk menarik minat masyarakat berobat di Puskesmas pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka akan berupaya meningkatkan mutu Puskesmas. Ia menjelaskan, jumlah Puskesmas di Kabupaten Bangka 11 unit terdiri dari tiga Puskesmas rawat inap dan delapan Puskesmas rawat jalan tersebar di Kecamatan Sungailiat dua unit puskesmas rawat inap.

Selanjutnya di Belinyu satu unit puskesmas rawat inap dan enam Puskesmas rawat jalan tersebar di Kecamatan Merawang, Pemali, Riau Silip, Puding Besar, Mendo Barat dan Kecamatan Bakam. “Peningkatan mutu pelayanan Puskesmas ini untuk pembangunan kesehatan warga dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan kesehatan nasional yakni meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat agar terwujud derajat kesehatan yang optimal,” ujarnya.

Ia mengatakan, peningkatan mutu Puskesmas dengan meningkatkan standar pelayanan tenaga medis, standar alat medis, standar obat-obatan, standar sarana dan prasarana lainnya seperti gedung, kendaraan dan lainnya. “Kami memiliki komitmen untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas sesuai standar yang ditetapkan serta bertekad senantiasa meningkatkan kepatuhan petugas sesuai standar prosedur yang disusun berdasarkan referensi dan peraturan yang berlaku,” ujarnya.
Selain itu, kata dia, dalam peningkatan mutu Puskesmas, Dinkes membentuk tim pengedalian mutu yang bertugas memantau pelayanan tenaga medis di Puskesmas kepada pasien, apakah pelayanan dan peralatan sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan apa belum dan apabila memenuhi standar akan dilakukan pembinaan lebih lanjut. “Berdasarkan pemantauan dan kunsioner dari pasien, rata-rata indeks kepuasan pelanggan cukup baik dan mereka cukup puas dengan pelayanan yang diberikan tim medis di Puskesmas, namun masih kalah dari pelayanan di rumah sakit,” ujarnya. “Untuk ke depan, kami mencoba menyakini masyarakat untuk berobat ke Puskesmas dengan mendapatkan pelayanan baik untuk dapat sembuh,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihak Puskesmas juga memberikan standar pelayanan yang sama dan tidak boleh dibedakan. “Untuk menjaga kualitas mutu dan layanan, nantinya ada internal audit yang bertanggung jawab memantau secara internal maupun eksternal. Konsekuensinya, seluruh staf dari jajaran yang paling bawah sampai dengan paling atas harus saling mendukung agar pada pelaksanaannya sesuai kriteria standard yang ditetapkan,” ujarnya.

http://buletininfo.com/news/9230/

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: