RSUD Tenriawaru Kekurangan Dokter Spesialis


BONE – Peningkatan status Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Tenriawaru Bone, menjadi sebuah badan terkendala akibat kurangnya dokter spesialis di Kabupaten Bone. Hal ini terungkap saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone, telah menyerahkan rancangan peraturan daerah (ranperda), Selasa ( 15/06) lalu di DPRD Bone, tentang perubahan struktur organisasi di mana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru yang akan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLBD).

Direktur RSUD Bone, Arfiah Arrabe, menjelaskan dalam ruang rapat pembahasan ranperda tersebut bahwa kurangnya dokter spesialis yang dimilikinya, dipastikan akan menghambat perubahan status karena dokter spesialis menjadi acuan utama untuk suatu perubahan status RSU menjadi sebuah badan.
“Sekarang di RSUD Tenriawaru mempunyai 15 dokter spesialis dari 13 jenis pelayanan, dan itu masih sangat kurang karena masih ada beberapa dokter spesialis yang belu ada di Bone,” jelasnya Kurangnya dokter spesialis lanjut Arfiah, disebabkan karena kurang proaktifnya Pemkab Bone dalam melakukan pembiayaan terhadap putra daerah Done, yang ingin menjadi dokter spesialis, selain itu, rata-rata dokter spesialis yang ada juga harus kembali ke daerahnya masing-masing, karena biaya sekolahnya dibiayai oleh daerahnya masing-masing. (sbr)

http://www.ujungpandangekspres.com/view.php?id=49367

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: