Tingkatkan Layanan di RSUD Doris Sylvanus


Guna meningkatkan layanan kesehatan di RSUD Doris Sylvanus, PP 53/2010 gencar disosialisasikan. Setelah aturan ini diberlakukan, sistem pengawasan dan sanksi disiplin kerja pun menjadi lebih jelas.

Sosialisasi materi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 selesai digelar di lingkup kerja Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Senin (23/5).

Pemberlakukan PP yang telah disosialisasikan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja seluruh perangkat kerja RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, sehingga layanan terhadap masyarakat menjadi lebih prima.

Direktur RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya melalui Wakil Direktur (Wadir) Umum dan Keuangan Lilis Suryani kepada Tabengan mengatakan, seluruh jajarannya menyambut baik materi dan pemberlakuan PP ini.

Dijelaskan, PP 53/2010 secara umum mengatur tentang disiplin kerja pegawai negeri sipil (PNS), hak dan kewajiban pegawai, prosedur perizinan belajar dan penugasan belajar, mekanisme keinginan pegawai untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi berikut pengawasan dan sanksi-sanksinya.

“PP 53 ini diberlakukan 6 Juli 2010. Sebelumnya, kita memakai PP lama, PP 30 Tahun 1980. Perbandingannya, PP 53 ini lebih terperinci. Mekanisme pengawasan serta sanksi terhadap pelanggarannya juga lebih jelas,” ujar Lilis.

Ia menambahkan, karena materi aturan dan sanksinya lebih mendetail, pemberlakuan PP 53 ini diyakini akan memudahkan seluruh jajaran pegawai rumah sakit dalam banyak hal. Antara lain, memudahkan tiap pegawai dalam meningkatkan disiplin, menganalisa rencana kerja dan pendidikan, bisa memprediksi sanksi jika melakukan pelanggaran.

Materi sanksi sendiri juga diatur berjenjang, mulai paling ringan berupa teguran lisan, hingga yang paling berat berupa pemberhentian.

“Selain itu, PP 53 juga akan meminimalisir pelanggaran disiplin dan kinerja pegawai dari yang paling bawah hingga paling atas karena mekanisme pengawasan telah diatur secara berjenjang,” ujarnya.

Setelah sosialisasi, lanjut Lilis, praktis PP 53/2011 ini sudah akan diberlakukan di lingkup kerja Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya.

Sebelumnya, pihaknya sudah menyampaikan surat edaran tentang materi PP ke seluruh bidang kerja. “Sekarang kita lanjutkan dengan kegiatan sosialisasi ini. Diharapkan, pejabat-pejabat struktural yang telah mengikuti sosialisasi dapat memberikan pemahaman tentang materi PP kepada stafnya. Jadi, apabila terjadi pelanggaran nantinya, yang bersangkutan tidak akan terkejut lagi,” ujar Lilis.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Sosialisasi Wenharis SE menerangkan, program sosilisasi ini digelar selama tiga kali (session).

“Tanggal 18 Mei 2011, sosialisasi untuk Direksi, pejabat struktural, dan staf nonmedik. Tanggal 19 Mei 2011, untuk Bidang Keperawatan. Hari ini (23 Mei 2011) untuk Bidang Pelayanan, para dokter spesialis, dokter umum, dan dokter gigi,” terang pria yang menjabat Kasubag Kepegawaian RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya itu.  Per session, kegiatan sosialisasi melibatkan 100 peserta. Pemateri berasal dari BKPP Provinsi dan Inspektorat Provinsi. sar

http://media.hariantabengan.com/index/detailkesehatanberitaphoto/id/12312

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: