Tinggalkan Tugas Beberapa Bulan Lalu, Dokter Spesialis Anak di RSU Meulaboh belum Kembali


MEULABOH – Seorang dokter spesialis anak bertugas di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat, Zulkarnaen yang lari dari tugas alias hengkang beberapa bulan lalu dilaporkan hingga kini belum juga kembalikan. Padahal, tenaga dari dokter PNS yang pendidikan spesialisnya dibiaya oleh Pemkab ini sangat dibutuhkan dalam memberikan layanan medis kepada masyarakat di rumah sakit rujukan di pantai barat-selatan Aceh ini.

Kecuali itu, dua dokter spesialis lain di RSUD ini yakni dr Deni SpB (spesialis bedah) dan dr Sri Sri Mulyani SpP (spesialis paru-paru) di RSUD ini sebelumnya juga sempat dinyatakan pergi mengabaikan tugas hampir setahun, akan tetapi saat ini sudah jelas statusnya. Dr Deni melanjutkan sekolah di Pulau Jawa dan sudah keluar izin Pemkab baru-baru ini.

Sebelumnya pascakepergian dr Deni di RSUD sempat kalang-kabut karena tak ada dokter spesialis bedah selama empat bulan sehingga Pemkab terpaksa mencari dokter spesialis bedah kontrak dari Sumatera Utara.

Sedangkan dr Sri sudah keluar surat pindah yakni pindah ke Jakarta ikut suami bertugas pada sebuah bank di sana. Kabid Pelayanan Medis pada RSUD Cut Nyak Dhien, drg Marwan dikonfirmasi Serambi, Minggu kemarin mengatakan dr Zulkarnaen sejauh ini belum ada kaba. Pihak RSU sudah beberapa kali menyurati Pemkab Pekan Baru, Riau, sebab Zulkarnaen dikabarkan pulang ke kampungnya dan bertugas di sana. “Upaya menyurati sudah dan sejauh ini semua hak dr Zul sudah kita hentikan,” ujarnya.

Marwan mengatakan terhadap langkah yang diambil terhadap dr Zul adalah wewenang Pemkab yakni apakah dipecat atau tidak dan kepergian dr Zul juga disayangkan banyak pihak di Aceh Barat sebab tenaganya sangat dibutuhkan di RSUD guna memaksimalkan pelayanan pada spesialis anak, sebab sejuah ini dokter spesialis anak hanya tersisa dua orang saja di Aceh Barat.

Putus kontrak
Ketika disinggung soal empat dokter umum di RSUD Cut Nyak Dhien yang sudah diputuskan kontrak baru-baru ini akibat Pemkab Aceh Barat defisit anggaran, Kabid Pelayanan Medis, drg Marwan mengakui bahwa empat dokter itu sudah diputuskan kontrak. Empat dokter umum yang diputus kontrak awal tahun 2011 ini adalah dr Rahmad Irdiansyah, dr Rima Melia, dr Saiful Hadi, dan dr M Ridha sehingga keempat dokter itu sekarang sudah diterima pada sejumlah RSU lain di Aceh.(riz)

http://aceh.gresnewslocal.com/ch/aceh/cl/Surat/id/2040074/read/1/Dokter-Spesialis-Anak-di-RSU-Meulaboh-belum-Kembali

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: