Tim medis RSUD Ciereng, akhirnya berhasil mengangkat 3 jarum yang tertanam di tubuh balita, Erik Nuriana, 14 bulan


SUBANG  – Tiga jam berkutat di ruang operasi, tim medis RSUD Ciereng, akhirnya berhasil mengangkat 3 jarum yang tertanam di tubuh balita, Erik Nuriana, 14 bulan, warga Gunungsari, Rt 29/10, Desa Gembor, Kec Pagaden, Kab Subang, Rabu (25/5). Satu benda menyerupai jarum masih tertanam di usus besar Erik dan tim medis mengabaikan karena terlalu beresiko. Tim medis menyiasati dengan memberi obat supaya benda di usus tersebut keluar terbuang saat Buang Air Besar (BAB).

” Kami lega, operasi berjalan lancar. Tiga jarum telah berhasil dikeluarkan. Tinggal satu benda lagi berada di usus besar belum diangkat karena terlalu berisiko. Tim medis menyiasatinya dengan memberi obat Dulcolax supaya cepat keluar terbuang saat BAB,” ujar Wakil Direktur RSUD Ciereng Subang, Dwinan dihubungi Pos Kota, Rabu (25/5) siang.

Disebutkan, pasca menjalani operasi, kondisi Erik stabil dan berangsur membaik. Dari 6 jam batas toleransi ketidaksadaran, lanjut Dwinan, ternyata Erik siuman lebih cepat. ” Terbukti saat tubuh Erik diraih ibunya, tangan balita ini bergerak dan meronta,” ungkapnya.

Selanjutnya, kata Dwinan, pihaknya akan terus memantau proses penyembuhan Erik selama berada di rumah sakit Ciereng, sampai benar benar pulih. ” Tak sepersen pun keluarga pasien dikenakan biaya. Semuanya telah ditanggung Pemkab Subang,” katanya.

Insiden kecil mewarnai saat proses operasi sedang berjalan. Teti, 28, bibi balita Erik, mendadak menangis dan meraung raung layaknya kesurupan. Pihak keluarga Erik berusaha menenangkan Teti dengan merangkul, menidurkan dan memberinya minum. ” Mungkin dia kalut karena menunggui keponakan yang sedang dioperasi. Sehingga pikiran kelelahan dan jatuh pingsan,” ujar Warica.

Kakek Erik, Warica, 60, berucap syukur kepada Allah SWT yang telah memberi kelancaran penyembuhan cucunya. Termasuk berterima kasih kepada pihak rumah sakit, pemkab subang dan semua pihak yang telah membantu sebelum sampai terlaksananya operasi Erik. ” Kami puas dan senang,” ucapnya lirih.

Ditanya penyebab munculnya benda aneh ditubuh sang cucu, Warica mengatakan, keluarganya pun tidak tahu asal muasal munculnya benda aneh tersebut. Pihak keluarga baru mengetahui d itubuh Erik tertanam banyak benda tajam saat usia Erik 4 bulan. ” Kami kaget saat Erik BAB, ditemukan beragam benda berbahaya seperti besi rantai, paku, batu dan jarum,” ungkapnya. Sejak itulah, sekalipun kondisi Erik sehat, keluarga mulai dihinggapi cemas karena takut terjadi sesuatu hal tidak diinginkan kepada Erik.

Disebutkan, munculnya berbagai benda berbahaya ditubuhnya tidak ia kait-kaitkan dengan hal macam macam termasuk kaitan mistik. ” Saya dan keluarga di kampung tidak pernah berbuat jahat dan tidak punya musuh, maka saya menyadari keanehan ini berasal dari-Nya,” katanya. Kini, operasi telah dijalani cucunya dan ia berharap Erik kembali normal. (dadan/B)

http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2011/05/25/dokter-keluarkan-3-jarum-dari-tubuh-bayi

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: