RSUD Kota Kupang Menuju Rumah Sakit Idola


KUPANG  — Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe meresmikan ruangan pelayanan rawat inap RSUD Kota Kupang, Selasa (31/5/2011). Pemerintah berharap, RSUD menjadi rumah sakit idola bagi masyarakat miskin. Pada kesempatan itu, Adoe mengingatkan dokter, bidan dan perawat melayani masyarakat dengan lebih baik pada saat mereka berobat. Lebih lanjut Adoe menjelaskan, untuk dokter ahli, pemerintah menyiapkan tunjangan sebesar Rp 5 juta per bulan, diberikan mobil dinas dan juga rumah dinas. “Rumah sakit ini tidak ada perbedaan fasilitas antara pelayanan untuk masyarakat miskin maupun kelas karena fasilitas yang disediakan sama yakni AC, air langsung minum,” kata Adoe.

Setelah meresmikan, Adoe meninjau rumah sakit. Ia menemukan ada beberapa pintu yang pekerjaannya kurang bagus. Adoe meminta agar pintu tersebut diganti karena tidak sepadan dengan rumah sakit. Dengan rumah sakit yang lengkap dengan berbagai fasilitas, Adoe meminta agar manajemen rumah sakit memperhatikan kebersihan toilet. Salah satu kendala yang dialami adalah banyak orang yang belum terbiasa menggunakan WC duduk sehingga pihak rumah sakit harus juga mengajarkan pasien yang masuk bagaimana menggunakan toilet sehingga kebersihan tetap terjaga.

RSUD Kota Kupang akan memiliki 200 tempat tidur karena hanya tipe C plus. Saat ini sudah ada 40 tempat tidur sehingga akan dibangun lagi tiga lokal untuk 160 tempat tidur. Juga akan dibangun paviliun bagi orang yang mampu sehingga mereka tidak perlu lagi berobat di luar daerah. Secara terpisah, Direktris RSUD Kota Kupang, dr. Marsiana Y Halek menjelaskan kehadiran RSUD Kota Kupang untuk memberikan hasil dan pelayanan yang optimal. Layanan RSUD, terdiri dari pelayanan UGD 24 jam dan satu sarana ambulans, rawat inap bagi ibu dan anak, poli umum, anak, gigi, kandungan dan THT layanan laboratorium dan obat. Marsiana Halek menjelaskan ada 196 tenaga, dengan dokter spesialis 4 orang yakni spesialis kandunga, anastesi, THT, radiologi, dokter umum tujuh orang, 91 perawat, 54 non perawat dan 15 tenaga non medis serta honorarium sebanyak 23 orang.

Pada kesempatan ini, lanjut Marsiana, akan dilakukan 283 untuk akseptor KB bagi ibu yang akan mengikuti steril. Kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara BKKBN Propinsi NTT, AURI dan RSUD Kota Kupang.
Secara terpisah, tim dari AURI, Neily Agustini kepada wartawan menjelaskan ada enam orang dokter dan enam medis dari Jakarta yang akan melayani 400 orang yang mengikuti program yang akan dilaksanakan dalam dua hari.

http://kupang.tribunnews.com/read/artikel/63537/kupangnews/kupangplus/2011/6/1/rsud-kota-menjadi-rumah-sakit-idola

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: